Senin, 09 Februari 2015

Budaya dan Kaitannya dengan Psikotes

Budaya merupakan komponen penting dalam pemeriksaan Psikologi. Issue berkenaan dengan budaya mulai mendapat perhatian dan menjadi tema-tema penelitian dalam Psikologi. Budaya merupakan aspek yang perlu diperhatikan dalam menganalisa psikotes; bahkan dalam pemilihan tes sendiri. Beberapa tes bebas budaya (culture free) telah dikembangkan agar tidak terjadi kesalahan interpretasi yang akan berpengaruh pada hasil psikotes.
Bagi individu sendiri, pada dasarnya budaya mempengaruhi setiap aspek kehidupan individu. Budaya mempengaruhi cara pandang; cara berpikir, emosi, bahkan kehidupan sosial seseorang. Pada budaya kita  (Indonesia) yang cenderung kolektif, individu cenderung interdependen dengan orang lain, khususnya dengan keluarga dan teman dekat. Konformitas dan kepatuhan sangat lekat dengan budaya kita. Seringkali pemikiran dan pengambilan keputusan didasarkan atas pendapat dari orang lain. Contohnya saja dalam pengambilan keputusan untuk memilih kuliah. Beberapa klien kami cenderung mengatakan memilih jurusan atas dasar ikut-ikutan teman ataupun karena pilihan orang tua. Perlu diketahui bahwa pilihan seseorang terhadap pendidikan dan karir harus didasarkan pada pilihannya sendiri karena berhubungan dengan masa depannya. Namun kerap hal ini terjadi di budaya kita. Pilihan orang lain menjadi acuan.
Pada budaya baran yang lebih independen dan mengedepankan otonomi individu, individu cenderung akan memilih sendiri sesuai dengan pilihan; hasrat atau passionnya. Masa depan kita adalah di tangan kita...jangan sampai anda salah memilih jalan anda.
Apabila anda atau teman anda, anak anda, atau kenalan anda mengalami kesulitan dalam memilih jurusan atau bidang pekerjaan, biro psikologi kami dapat membantu anda untuk membantu kegalauan anda,... Ikuti tes Bakat, Minat dan kepribadian dan konseling karir yang kami adakah. Untuk info hubungi: 087881673101

Tidak ada komentar:

Posting Komentar